Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, June 30, 2015

Perhatian


Aku Cowok, dia cewek
Aku mengenalnya, dia mengenalku
Aku naksir padanya dan bertanya
“Maukah kamu jadi calon istriku?”
Dia mengangguk tanda setuju
“Tapi ada syaratnya” kata dia
“Katakan saja! apa syaratnya” kataku
“Aku butuh banyak perhatian”
“Hanya itu!?” tanyaku
“Ya, hanya itu, PERhiasan, HArta, Tabungan, Investasi dan warisAN!”
“Jadi kapan kau akan melamarku?”sambungnya kemudian
Tak menjawab, aku balik kanan, takut akan PERHATIAN
Share:

Seharusnya

Seharusnya aku sedang memelukmu
merasakan dekapan hangat tubuhmu
menyatukan jiwa mengalirkan cinta
tapi semua tak kulakukan
karena badanmu bau banget
kamu belum mandi yah???
Seharusnya aku sedang menatapmu lembut
menikmati teduh di matamu
seperti dalam novel dan sinetron itu
Tapi semua tak kulakukan
karena ada kotoran di sudut matamu
Kamu belum cuci muka yah???
seharusnya aku sedang melumat bibirmu
melepaskan getar-getar gairah
melepaskan hasrat dan gejolak
yang memacu jantung
tapi semua tak kulakukan,
Karena mulutmu bau jengkol
Kamu belum gosok gigi yah???
Share:

Sayang


Suamiku yang malang
Biar kamu lelaki jalang
Aku tetap berusaha sayang
Karena kau masih punya uang
Kalau tidak, pasti sudah ku kemplang
Atau langsung ku tendang
Do’akan aku yang…..
Jangan sampai kesabaranku hilang
Dan membuatku berang
Tapi kalau ku ingat kau telanjang
Bersama wanita jalang
Ingin rasanya kutabur semut rang-rang
Disekitar kamu punya barang
Agar kau mengerang-ngerang… rang… rang….rang….

Share:

Indahnya Persahabatan

Indahnya Persahabatan
Oleh Desmailiai Irawan


Tiada Mutiara Sebening Cinta..
Tiada Sutra Sehalus Kasih Sayang..
Tiada Embun Sesuci Ketulusan Hati..
Sahabat Bukan,
Matematika yang dapat di hitung nilainya..
Ekonomi yang mengharapkan Materi..
PPKN yang di tuntut oleh Undang-Undang..
Tetapi,
Sahabat adalah Sejarah yang dapat di Kenang Sepanjang Masa …
Share:

Bangku

Bangku
Puisi Yudha Wicaksono

Bangku…..
Engkau aku dudukin….
Engkau aku pantatin….
Engkau aku kentutin….

Bangku.. oh bangku…..
Kau diam saat diinjak-injak…
Kau sabar saat dibanting-banting…
Kau menjadi sandaran saat aku letih….
kau jg menjadi pijakan saat aku mau benerin lampu….

Bangku….
Sungguh banyak jasamu padaku….
Sungguh takkan kulupakan itu…..
Share: